Buku ini menghadirkan Plato dalam wajah yang jarang ditemui—bukan melalui dialog panjang khas Yunani, melainkan dalam bentuk aforisme yang ringkas, tajam, dan reflektif. Melalui jejak para filosof Muslim klasik, gagasan-gagasan Plato dipetik, disaring, lalu disusun ulang menjadi butir-butir hikmah yang mudah didekati.
Disusun oleh Muhay Ya Salam, karya ini menelusuri bagaimana tokoh-tokoh seperti Al-Mubassyir Ibn Fatik, Hunayn Ibn Ishaq, Al-Farabi, Ibnu Hindu, hingga Al-‘Amiri membaca dan menghidupkan kembali pemikiran Plato dalam tradisi intelektual Islam. Setiap catatan menjadi jembatan—menghubungkan filsafat Yunani dengan dunia pemikiran Islam klasik yang kaya dan dinamis.
Dengan format yang padat, buku ini cocok dibaca secara perlahan, satu aforisme demi satu, sambil memberi ruang bagi pembaca untuk merenung. Ia bukan sekadar kumpulan kutipan, melainkan rekam jejak dialog lintas peradaban yang terus bergaung hingga hari ini.



Ulasan
Belum ada ulasan.